Anarchist Studies no.13
Judul : Anarchist Studies no.13
Format : Jurnal
Tahun terbit : 2005
Anarchist Studies merupakan jurnal studi Teori-teori anarkis yang diinisiatifkan oleh kaum akademik. Banyak yang berguna dan bagus di sini dan banyak juga yang tak luput dari bias. Tidak mengherankan, karena kebanyakan kontributornya adalah kaum akademik, dosen, antropolog, cukup sedikit yang secara langsung terlibat di dalam gerakan anarkis. Misalnya, pada essai Power: Some Anthropological Perspectives kontribusi dari Harold Barclay. Dalam beberapa hal Barclay cukup jelas dalam memaparkan perihal apa yang dimaksudkan oleh anarkis sebagai penghapusan dominasi juga bisa menjadi dominasi, walau dalam bentuk yang berbeda. Yang agak kurang fair di sini adalah penyamarataan Barclay bahwa individualisme Stirner merupakan keinginan untuk mendominasi atau logika “one against all” dan membandingkannya dengan Nietszche yang menurut Barclay lebih sesuai di dalam konteks ‘nondominasi’. Nietszche pun tidak lepas dari salah tafsir bahwa ia mengusulkan sebuah egoisme dominatif yang menghalalkan segala cara agar individu dapat tampil di depan. Siapapun yang pernah membaca respon Stirner pasca penerbitan karya spektakulernya, “Ego and its Own”, cukup paham bahwa ia tidak mencoba mengatakan bahwa individu harus mendominasi lainnya. Ia memperjelas bahwa Ego (dalam E besar) yang ia maksud bukanlah hubungan antara tuan dan budak, seperti yang dituduhkan Feuerbach kepadanya. Tapi, merupakan sebuah capaian individual yang sekiranya dapat menyelaraskannya dengan individu lain dalam relasi bebas. Ia membongkar relasi manipulatif bahasa sosial dan moralitasnya, yang tentunya tidak dipahami oleh Feuerbach yang materialismenya masih terjebak dalam peradaban Kristen.
Esai-esai lain cukup menarik, serta ada wawancara engan aktivis banci anarkis Israel yang terlibat dalam Anarchist Against the Walls, kelompok anarkis lintas Israel-Palestina yang sampai saat ini hampir setiap harinya melakukan aksi blokade jalanan untuk menghalangi tentara Israel menginjak pemukiman Palestina. Jurnal yang tentunya didanai dengan cukup baik beserta tim redaksi dan kontributor yang hampir semuanya adalah akademisi. Tapi, mungkin di waktu depan saya mengharapkan kontributornya adalah mereka yang menerjemahkan teori ke dalam praktik. Overall, jurnal ini sungguh bagus bagi pemetaan secara teoritis mengenai ideologi anarkisme.